IMLEK DI PANCORAN

Chinese New Year in Pancoran, Jakarta

Perayaan Tahun Baru China tahun ini yang dilambangkan sebagai Tahun Kuda menurut perhitungan zodiak China (shio) diliputi oleh nuansa basah dan hujan deras di bulan Januari. Namun hal tersebut tidak menghalangi semangat menyambut Imlek.

Puluhan ribu orang yang memadati kawasan Pancoran, Jakarta, menyambut musim hujan dengan mengenakan pakaian berwarna merah, berjalan di bawah ornamen lampion yang tergantung di sepanjang jalan. Menyusuri pedestrian tua sempit sambil berdesakan tidak membuat mereka mengurungkan niat mengunjungi Pancoran yang menghubungkan pusat perdangangan Pasar Pagi, Pintu Kecil, dan Glodok, namun justru inilah daya tarik Pecinan terbesar di Indonesia, dan salah satu yang terbesar di dunia. Tidak hanya berdekatan dengan Glodok, salah satu sentra perdagangan teramai di Jakarta, Pancoran sebagai jantung Chinatown ibu kota juga dikelilingi Klenteng Jin De Yuan (Vihara Dharma Bhakti), klenteng tertua di Jakarta, kemudian Pasar Petak Sembilan, di mana terdapat merk-merk dagang bersejarah yang dikelola secara turun-temurun, seperti toko Chong Chong Sen, lalu deretan toko di Asemka yang pada masa jayanya menjadi pusat grosir terpenting di Indonesia, dan gedung oriental klasik Candra Naya, dahulu bernama Sin Ming Hui, yang dibangun pada abad ke-19 sebagai rumah Mayor Khouw Kim An, dan satu-satunya rumah mayor beretnis Tionghoa yang masih berdiri megah hingga kini.

Pancoran, JakartaImlek telah menjadi salah satu agenda budaya terpenting di Indonesia, terutama setelah tradisi komunitas peranakan ini semakin diterima oleh seluruh lapisan masyarakat. Di Jakarta, salah satu kota di mana terdapat pengaruh kuat dari komunitas peranakan di berbagai elemen sosial budaya Betawi, di antaranya kuliner, busana, dan dialek, Tahun Baru China yang jatuh pada tanggal 31 Januari 2014 menjadi hal yang tidak hanya dinantikan secara antusias oleh penduduk etnis Tionghoa, namun juga masyarakat majemuk ibu kota. Pancoran sebagai pusat aktivitas Chinatown di Jakarta memperlihatkan cikal bakal andil warga etnis Tionghoa yang telah menetap di Indonesia sejak beberapa generasi lampau dalam membentuk asimilasi budaya yang kita kenal melekat di pesona Betawi kini. Sebut saja santapan Rujak Juhi, Asinan, Tauge Goreng, busana kebaya lokal berkerah yang mengadopsi unsur Cheong Sam pada desainnya, dan logat percakapan sehari-hari, terutama yang menyangkut transaksi jual-beli, seperti penyebutan nominal jumlah uang.

Masyarakat yang berasal dari beragam suku bangsa, dalam maupun luar negeri, mengunjungi Pancoran untuk merasakan daya tarik perayaan Imlek yang dibalut oleh kekhasan suasana masa lampau.  Corak klasik terasa dari deretan gedung tua, alleyways sempit, lantunan musik tua dari pengeras suara di toko penjual cakram, dan dagangan tradisional lainnya yang meski sudah diproduksi massal, namun bentuknya tetap mengingatkan kita akan kehidupan tradisional sejak abad ke-18, saat gelombang imigran China ke Batavia mencapai puncaknya, yang masih dipertahankan hingga kini. Hal tersebut paling jelas terlihat di sentra keramaian menjelang dan setelah Imlek, yaitu daerah Pancoran, yang juga menjadi bagian dari kawasan Kota Tua Jakarta yang paling mudah diakses menggunakan moda transportasi apa pun dan dari mana pun.

Bagi pengguna kereta Commuter Line, terdapat perhentian akhir di Stasiun Kota di mana para pengunjung diberikan dua opsi mencapai Pancoran, yaitu melalui Glodok dari arah utara atau menyusuri Asemka. Bagi pengguna bus Transjakarta, perhentian di halte Glodok menjadi opsi terdekat ke Pancoran sambil menyusuri kawasan Glodok dari arah Selatan. Popularitas kawasan wisata ini membuat para penduduk setempat terbiasa menunjukkan sikap ramah dalam melayani para turis yang menanyakan arah. Pengalaman menjelajahi Pancoran menjadi begitu nyaman.

Spring festival, Jakarta

Comments

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s