Common money mindset part 2

Agus Chang, B.Sc, MPM, has more than 11 years of experience in the business, technology and methodology aspects of various financial institutions. Not only widening his perspective in financial knowledge, but the journey has also inspired him to be more deeply committed to share and raise awareness on how fundamental and essential financial knowledge is in achieving life fulfillment.

Topik ini meninjau ulang pola pikir dasar dari manusia mengenai keuangan yang selama ini populer dianut, sehingga diyakini benar.

Apa/siapa yang bisa membuat saya dapat uang cepat dan mudah?

Poin cepat dan mudah sudah dijelaskan sebelumnya pada poin nomor 5 di artikel pertama di mana segala hal yang konsisten membutuhkan proses. Kini banyak dijumpai analisis instrumen investasi disertai otomatisasi untuk melakukan transaksi, misalnya saham.

Tidak ada yang salah dari pemanfaatan teknologi dan otomatisasi untuk efisiensi. Namun hilangnya nilai edukasi dapat mengarah ke pembentukan mindset yang keliru. Spesifiknya bisa mengarahkan kepada pemikiran bahwa investasi adalah tanggung jawab orang lain atau tool yang ditawarkan. Perlu digarisbawahi bahwa keuangan Anda adalah tanggung jawab Anda. 

Pastikan dalam berinvestasi apa pun, Anda mengetahui cara kerja dan risiko instrumen yang Anda danai, di samping itu sadar bahwa Anda yang membuat keputusan investasi. Sehingga ketika profit Anda tidak hanya senang, namun yang terpenting Anda memberikan penghargaan ke diri sendiri. Hal yang sama berlaku ketika Anda menderita kerugian, Anda tidak menyalahkan orang atau tool, melainkan Anda memperoleh pelajaran berharga dan tumbuh dari sana.

Yang terpenting dalam investasi adalah tahu caranya

Penggunaan metodologi dan pilihan instrumen memegang faktor penting, namun ada aspek lain yang banyak dilupakan yaitu pengelolahan risiko dan faktor psikologis. Tidak ada metodologi atau tool yang menjamin investasi selalu menguntungkan. Saran maupun terms and condition sebuah tool pasti di dalamnya mencakup disclaimer. Hal ini tidak lepas karena ada faktor yang sulit untuk dijadikan tolok ukur, yaitu faktor psikologis.

Meminimalisir kerugian karena faktor psikologis dapat dilakukan dengan melakukan pengelolaan risiko, yang sederhananya dan secara umum tanpa melihat apa instrumen investasinya berupa diversifikasi dan melakukan riset pasar untuk menentukan target beli/jual dan/atau berapa lama.

Dia kaya karena hoki

Bila kita beranggapan memiliki banyak uang adalah karena faktor keberuntungan, bahkan diperkuat lagi bahwa kita bukan orang yang beruntung, maka selamanya kita tidak akan bisa meraihnya. Referensi hoki adalah hal yang tidak pasti dan terjadi tanpa sebab jelas. Mempercayai hal seperti ini mematikan upaya untuk bertumbuh dan sebenarnya hanya sebagai pembenaran seseorang untuk berhenti berusaha.

Lalu bagaimana dengan orang yang menang lotre? Faktanya orang yang memenangkan lotre lebih banyak yang kembali ke keadaan semula atau bahkan lebih parah dari sebelum memenangkan lotre. Hidup tidak dirancang untuk memberikan apa yang kita perlukan atau inginkan, melainkan apa yang pantas kita dapatkan.

Saya ingin kaya agar tak perlu bekerja lagi

Tidak ada yang salah dengan mindset di atas, yang mana umum diutarakan sebagai alasan ingin menjadi orang kaya. Pandangan ini membawa tingkat keberhasilan kita mencapai kekayaan menjadi nol persen.

Mengapa? Selain kaitannya dengan kepantasan, dilihat dari prosesnya, mindset tersebut menyiratkan kemalasan. Pada era di mana perubahan cepat terjadi dan ketatnya kompetisi seperti sekarang, kita dituntut secara konsisten bekerja menempa diri dan tidak berpuas diri. Jika pada hasil di awal (menjadi kaya) dengan tujuannya (tidak bekerja lagi) sudah tidak merefleksikan semangat yang harus dimiliki untuk mencapai hasil yang diinginkan, maka hampir mustahil untuk bisa mencapainya. Kecuali mungkin dengan menang lotre…

Saya ingin punya lebih banyak uang  

Jika seseorang menjawab demikian ketika ditanya “Apa yang Anda inginkan?” mungkin orang yang bijak atau yang cakap berkata-kata akan merespon, “Oke, ini uang 100 rupiah, apa yang Anda inginkan sudah terpenuhi, silahkan pergi.”

Kejelasan mengandung kekuatan. Penentuan tujuan sejelas mungkin dibutuhkan untuk mencapai hasil yang maksimal. Dalam tujuan finansial, kejelasan dapat berupa nominal uang yang ingin Anda peroleh, dan yang tidak kalah penting, target kapan Anda dapat mencapainya. Evaluasi dan bandingkan dengan keadaan saat ini, seringkali akan terlihat mustahil. Namun di situlah Anda sadar bahwa Anda harus mengembangkan diri dan memantaskan diri.

Comments

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s